Server sync... Block time in database: 1615391772, server time: 1664511362, offset: 49119590

Kesempatan Tidak datang Kedua Kali


Kesempatan tidak datang dua kali memang benar adanya. Namun, bagaimana dengan kesempatan yang datang secara beruntun? Apakah kita harus menanggapi semuanya? Bagi orang yang terjebak dengan anggapan tersebut, kesempatan yang beruntun pastinya akan digubris seluruhnya tanpa memikirkan bahwa semua itu akan memakan waktu dan pikiran.


3W72119s5BjVs3Hye1oHX44R9EcpQD5C9xXzj68nJaq3CeRjmJ4cqDDVHvWQAyf2ixxuMH83F1kN5pikBJKGXcMFQEqjz7XC7h3YfQREFnFavDGqxJSFsc.jpeg


Adanya kesempatan atau tidak, mungkin saja berkaitan dengan adanya tanda-tanda yang sampai ke kita. Tanda-tanda tersebut bisa saja semacam peluang yang jarang terjadi, sehingga kita memutuskan, inilah saatnya. Peluang tersebut bisa saja pada kesempatan kerja, hubungan percintaan, hubungan sosial dengan orang lain, hubungan orang tua-anak, kesehatan, dan lain-lain.

Banyak yang kita dapatkan dari hal-hal kecil sampai hal-hal yang besar. Terkadang kita mendapatkan berkat yang tidak terduga dari orang lain, maka dari itu kita bisa menikmati segala apa yang sudah kita terima.Seperti halnya dalam Pendidikan, kita punya keinginan untuk memiliki jurusan atau tempat yang berkualitas atau kita mendapatkan kesempatan untuk menikmati beasiswa. Banyak yang berlomba-lomba untuk dapat mengikuti test agar bisa mendapatkan beasiswa, tetapi sekian banyak orang yang mengikuti test, hanya beberapa orang yang bisa lulus.

Kesempatan tidak datang dua kali,karena apa yang sudah kita dapatkan saat ini berarti itu adalah waktunya bagi kita untuk mendapatkannya, karena jika kita sia-siakan kesempatan yang sudah kita dapatkan,maka belum tentu kedepannya kita masih bisa mendapatkannya. Jika kita ragu-ragu atau pilihannya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, sebaiknya kita jalani saja dan pelan-pelan kita akan menikmatinya dan kita akan terbiasa. Jadi, apa yang sudah ada di depan mata itulah harapan yang kita harus pertanggungjawabkan.


Comments 1